Tulou — rumah-kastil menakjubkan di Cina

Turis yang datang ke China selalu mengagumi arsitektur aslinya. Itu telah berkembang selama berabad-abad dari kreasi berbagai negara yang menciptakan negara ini.

Rumah adobe Tulou di salah satu provinsi di tenggara negara itu termasuk dalam daftar UNESCO dan dilindungi oleh negara. Ini adalah contoh sempurna dari hunian ergonomis yang selaras dengan alam sekitarnya.

Foto https://www.instagram.com/p/BH9d5A1gUeJ/ Foto https://www.instagram.com/p/BH9d5A1gUeJ/

Sejarah

Selama Dinasti Tang, banyak orang Hakka terpaksa mencari tempat baru untuk kehidupan yang tenang dan sejahtera.

Para migran menetap di Provinsi Fujian. Ada cukup banyak masalah di bagian ini juga — penduduk setempat tidak menyapa pendatang baru dengan sangat ramah. Selain itu, gerombolan perampok berkeliaran di sekitar distrik, merambah properti warga sipil.

Untuk melindungi Hakka, mereka menciptakan tempat tinggal asli yang dapat menampung hingga 800 orang sekaligus.

Tulou, atau rumah tanah, memiliki denah lingkaran atau bujur sangkar. Mereka sangat cocok dengan lanskap sekitarnya, memiliki ketahanan yang cukup terhadap gempa bumi. Dan yang paling penting — dalam struktur seperti itu Anda dapat mempertahankan diri dari penyerang untuk waktu yang lama.

Beberapa rumah masih berpenghuni. Namun, sekarang ini bukan lagi benteng, melainkan monumen arsitektur rakyat yang agak unik.

Penampilan

Dari luar, bangunan tanah liat menyerupai struktur pertahanan klasik. Biasanya hanya ada satu pintu ke tulou, tidak ada jendela di lantai bawah. Cukup sulit untuk mendekati rumah seperti itu tanpa disadari, dan terlebih lagi menembusnya tanpa izin pemiliknya.

Di dalam gedung terbagi menjadi beberapa lantai seperti sarang lebah. Pada zaman dahulu, terdapat sumur dan kandang ternak di bawah, dan persediaan disimpan di lantai dua. Tingkat ketiga dan keempat ditempati oleh tempat tinggal.

Menariknya, dekorasi kamar atas hampir sama. Jelas, interiornya tidak tergantung pada status sosial penghuninya. Satu keluarga menempati beberapa kamar kecil yang terletak di lantai berbeda.

Proses penciptaan

Foto https://www.instagram.com/p/B64RDXnh4CG/ Foto https://www.instagram.com/p/B64RDXnh4CG/

Tulou dibangun terutama dari pasir dan tanah liat. Namun, batu-batu kecil bahkan batu bata digunakan untuk pondasinya, agar banjir tidak menggerus pondasi bangunan.

Untuk mencegah penggalian elemen musuh, pembangun mulai meletakkan dari kedalaman yang cukup.

Ketebalan dinding secara bertahap dikurangi dari 2 m di bagian bawah menjadi 1 m di bagian atas. Batang bambu digunakan untuk memperkuat tanah liat. Kemudian bingkai internal dibuat dari kayu gelondongan dan papan.

Satu-satunya pintu diperkuat dengan sangat hati-hati. Kanvas kayu itu dilapisi dengan pelat logam, dan bukaannya terbuat dari batu.

Generasi berikutnya terkadang membangun rumah lain di luar. Komunitas tumbuh dan menjadi seperti kota kecil.

Silakan sukai artikel ini jika menurut Anda menarik dan informatif.

Добавить комментарий

Ваш адрес email не будет опубликован. Обязательные поля помечены *